TENTANG ORIFLAME
Ternyata masih banyak lho yang belum tau apa itu ORIFLAME?
Oriflame adalah perusahaan kosmetik asal Swedia yang sudah masuk ke Indonesia 1986.
Wah sudah lama juga ya? Kalau sudah lama kenapa baru sekarang terdengar namanya?
Itu karena Oriflame adalah perusahaan direct selling yang tidak membolehkan anggotanya membuka cabang atau toko dimana pun. Ini artinya.. persaingan bisnis peluang usaha di oriflame sangat sehat. Siapapun baik itu punya modal besar ataupun kecil sama2 bisa sukses di bisnis Oriflame.
BERAPA MODALNYA?
Hanya dengan KTP, Alamat Email, dan biaya pendaftaran Rp 49.900 yang kadang didiskon, SIAPAPUN bisa memulai bisnis Oriflame (usia di atas 18thn).
APA YANG DIKERJAKAN?
Yang dikerjakan sangat sederhana: kamu menjual produk Oriflame dengan menggunakan katalog yang sudah disediakan oleh pihak Oriflame. Setelah mendaftar, kamu akan dikirimi starterkit seperti ini yang isinya antara lain katalog gratis. Perlihatkan katalog ini ke teman2mu dan dapatkan orderan. Kemudian kamu memesan ke Oriflame. Selanjutnya Oriflame akan mengantarkan orderan ke kamu untuk selanjutnya kamu berikan ke temanmu. Oiya, kamu juga bisa jualan online lewat social media, karena katalognya juga ada dalam bentuk foto lhoo. Pokoknya seru.. peluang bisnis ini bisa dikerjakan hanya dengan pakai HP* saja.
KEUNTUNGAN YANG DIDAPAT?
Dengan berjualan, kamu akan mendapatkan keuntungan berupa selisih harga jual dan harga member. Persentase keuntungannya lumayan besar bila dibandingkan dengan peluang usaha rumahan lain.
Silahkan kontak langsung aku untuk tau berapa keuntungannya ya.
Kalau kamu menekuni terus sistem bisnis Oriflame ini, kamu juga bisa dapat bonus bulanan.
BONUS?
Iya, bonus. Besarnya mulai dari puluhan ribu sampai ratusan jutaan rupiah tiap bulan tergantung omzet yang kita capai. Lumayan kan? Sssstt ni aku kasih intip bonusku yaa*.. Doakan semoga bisa naik lagi dan lagi yaa. Amiiin.
TESTIMONI ORIFLAME
Awalnya aku nggak pernah mimpi punya penghasilan jutaan dari Oriflame. Tapi melihat begitu banyak orang2 nyata yang benar2 dapat transferan jutaan dari Oriflame, aku pun tertarik menekuni bisnisnya. Beda dengan bisnis online abal2 yang banyak aku ikuti saat itu (2010), bisnis Oriflame ini benar2 nyata. Ada produknya, produknya bagus, selalu ada produk baru tiap bulan, produk yang didiskon berganti2, dan benar2 mengedepankan penjualan produk.
Jujur, aku baru kali pertama ini menjadi member MLM. Yang membuat hati aku tertambat pd Oriflame adalah produknya yang sangat menarik bahkan untuk non member sekalipun. Aku pun dulu termasuk pembeli setia produk oriflame walaupun aku waktu itu bukan membernya. Ya mau bagaimana lagi. katalog Oriflame memang bikin orang kepingin beli. Cek sendiri deh ya. Ini adalah link katalog online Oriflame: KatalogOriflame
Nah, ternyata setelah ditekuni, aku jadi ketagihan mengejar hadiah2 yang disediakan. Kata ketagihan sepertinya mengerikan ya. Tapi ini adalah kata positif, karena keberhasilan mengejar hadiah2 itu membuat hidupku berubah JAUH LEBIH BAIK khususnya di bidang keuangan.
Yah bagaimana tidak lebih baik kalau sejak tahun 2011 sampai sekarang ini aku dapat transferan bonus 11 s.d 18 juta setiap bulannya. Belum lagi hadiah perjalanan ke LN seperti Umroh, berpesiar ke Italy, Perancis, dan Spanyol dengan kapal pesiar, dan ke London. Saking banyaknya, sebagian besar belum sempet aku posting di blog. Tapi foto2nya kumplit ada di facebookku. ^_^
Aku yang tadinya kebingungan mengatur bayar uang sekolah Kenan yang mencapai 10jt setiap bulan, sekarang bisa bernapas lega karena ada penghasilan bulanan dari Oriflame. Dan kalau bukan karena bisnis Oriflame, impian jalan2 ke LN manalah mungkin bisa terwujud.
Bagaimana dengan kamu? Kamu juga punya impian yang ingin diwujudkan? Yuk wujudkan dengan Oriflame. Aku siap menjadi mentor kamu dan akan mengajari bagaimana cara menjalankan bisnis ini sampai bisa.
Kontak aku disini ya:
Dewi Ekawulan
LINE/WA: 08158033943
BBM: dewibiz
IG: DewiEkawulan
Facebook: Dewi_Ekawulan
*sebenarnya aku kurang suka posting capture transferan bonus Oriflame, rasanya spt sombong. Tapi bukan itu maksudku. Hanya sekedar menunjukkan bahwa di bisnis Oriflame kamu bisa dapat bonus yang lumayan dan beneran ditransfer ke rekeningmu.
05 March 2016
07 September 2015
Bisnis Oriflame dan LONDON
Awal memulai bisnis Oriflame, tidak terbayang sama sekali bakal bisa mencapai kedudukan setinggi saat ini. Waktu itu targetnya cuma penghasilan 7jt sebulan. Ternyata impian untuk bisa jalan-jalan ke Luar Negeri Gratis dari Oriflame, berhasil juga aku wujudkan. Dengan kerja keras tentunya.
Agustus 2015 lalu, aku berkesempatan menjadi salah satu peserta Oriflame Gold Conference 2015 yang kebetulan diadakan di LONDON, UK. Bahagia sekali waktu dapat pemberitahuan aku lolos sebagai salah satu peserta sekaligus was-was. Was-was? Iya was-was karena kondisiku lagi hamil dan kehamilanku (ke-4) lagi-lagi bermasalah. Dari usia kandungan 2 bulan aku sudah merasakan kontraksi. Manajemen Oriflame Indonesia menuntut aku untuk segera memberikan kepastian apakah aku akan berangkat atau tidak. LONDON!!! How could I miss that. Target ini sudah aku perjuangkan selama setahun penuh. Aku harus berangkat. Akhirnya dengan mengucapkan Bismillah, aku putuskan untuk berangkat.
Alhamdulillah, Allah SWT memberi kemudahan. Setelah disiplin mengikuti program penyembuhan dari dokter, kehamilanku berangsur2 membaik. Daaaan ini dia foto-foto selama di London. Tidak sangka Peluang Bisnis Online untuk Bunda Yang Bisa Dikerjakan Di Rumah Saja ini, bisa membawaku ke Eropa sekali lagi. Tapi kali ini ke LONDON yang punya banyak icon-icon landmark terkenal seperti London Eye, BigBen, de-el-el..
Selama di London, rasanya sehat segar bugar. Jalan-jalan jauh seharian gak kerasa penat. Hihihi.. Mungkin karena aku bahagia sekali saat disana ya. Namanya juga impian jadi nyata. Seorang PNS bisa liburan ke LN Gratis, hanya dari Bisnis Online yang bisa dikerjakan tanpa ngantor.
Di foto di bawah ini ada 3 orang lain yang foto bareng sama aku.. Mereka adalah orang-orang yang ada dalam timku. Juga sudah sukses meraih pencapaian yg keren banget di Oriflame. Kamu juga mau aku bimbing seperti mereka? BBM aja aku di 7CEF8571 atau WA 08158033943. Tapi tentu saja, aku paling sering online di facebook www.facebook.com/dewibisnis
Sampai ketemu di liburan berikutnya ^_^
Agustus 2015 lalu, aku berkesempatan menjadi salah satu peserta Oriflame Gold Conference 2015 yang kebetulan diadakan di LONDON, UK. Bahagia sekali waktu dapat pemberitahuan aku lolos sebagai salah satu peserta sekaligus was-was. Was-was? Iya was-was karena kondisiku lagi hamil dan kehamilanku (ke-4) lagi-lagi bermasalah. Dari usia kandungan 2 bulan aku sudah merasakan kontraksi. Manajemen Oriflame Indonesia menuntut aku untuk segera memberikan kepastian apakah aku akan berangkat atau tidak. LONDON!!! How could I miss that. Target ini sudah aku perjuangkan selama setahun penuh. Aku harus berangkat. Akhirnya dengan mengucapkan Bismillah, aku putuskan untuk berangkat.
Alhamdulillah, Allah SWT memberi kemudahan. Setelah disiplin mengikuti program penyembuhan dari dokter, kehamilanku berangsur2 membaik. Daaaan ini dia foto-foto selama di London. Tidak sangka Peluang Bisnis Online untuk Bunda Yang Bisa Dikerjakan Di Rumah Saja ini, bisa membawaku ke Eropa sekali lagi. Tapi kali ini ke LONDON yang punya banyak icon-icon landmark terkenal seperti London Eye, BigBen, de-el-el..
Selama di London, rasanya sehat segar bugar. Jalan-jalan jauh seharian gak kerasa penat. Hihihi.. Mungkin karena aku bahagia sekali saat disana ya. Namanya juga impian jadi nyata. Seorang PNS bisa liburan ke LN Gratis, hanya dari Bisnis Online yang bisa dikerjakan tanpa ngantor.
Di foto di bawah ini ada 3 orang lain yang foto bareng sama aku.. Mereka adalah orang-orang yang ada dalam timku. Juga sudah sukses meraih pencapaian yg keren banget di Oriflame. Kamu juga mau aku bimbing seperti mereka? BBM aja aku di 7CEF8571 atau WA 08158033943. Tapi tentu saja, aku paling sering online di facebook www.facebook.com/dewibisnis
Sampai ketemu di liburan berikutnya ^_^
16 December 2013
Bagaimana Memilih Mentor Bisnis Oriflame
Saat ini banyak orang mengaku-ngaku sebagai Mentor Bisnis khususnya Mentor Bisnis Oriflame. Istilah Mentor Bisnis di Oriflame baru aku kemukakan pada tahun 2013. Saat ini masih sedikit orang menekuni bidang usaha penyediaan jasa Mentor Bisnis. Kenyataannya, ada banyak pebisnis pemula yang sangat membutuhkan bimbingan bisnis dari seorang Mentor Bisnis.
Bagaimana cara memastikan Mentor Bisnis anda adalah yang terbaik? Ini beberapa list yang mungkin bisa membantu anda. Tidak hanya untuk bisnis Oriflame, tapi juga untuk bisis lainnya.
1. MEMILIKI LATAR BELAKANG PENDIDIKAN BISNIS.
Pendidikan adalah penting. Ada banyak teori bisnis
yang bisa memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan bisnis. Walaupun mentor anda sangat berpengalaman, kalau dia tidak memiliki pendidikan bisnis, dia akan bingung saat menghadapi masalah bisnis yang tidak pernah ia hadapi sebelumnya. Ingat, anda menginginkan jawaban jitu atas masalah anda, bukan jawaban coba-coba.
2. BERPENGALAMAN MENJALANKAN LEBIH DARI SATU BISNIS.
Memiliki pengalaman berbisnis adalah penting. Pengalaman berbisnis akan memperkaya seseorang dalam hal seluk beluk bisnis, relasi, dan pengambilan keputusan. Walaupun mentor anda memiliki pendidikan bisnis, kalau dia tidak punya pengalaman, maka dia akan mengalami kesulitan menjelaskan kepada anda seluk beluk bisnis yang ingin anda geluti, dan terutama tidak memiliki insting yang cukup kuat saat dihadapkan pada suatu permasalahan bisnis.
3. Mentor Bisnis anda mampu memberikan bimbingan step by step cara memulai dan menjalankan bisnis.
Tidak semua orang langsung bisa menjalankan suatu bisnis. Ada yang cepat belajar dan ada pula yang lambat. Mentor Bisnis yang baik mampu memberikan bimbingan step by step untuk yang membutuhkan.
4. MAMPU MEMBERIKAN SOLUSI JITU
Bisnis apapun pasti ada masalahnya. Mentor Bisnis yang baik akan cepat tanggap dalam memberikan solusi jitu atas permasalahan bisnis anda.
5. BERTANGGUNG JAWAB PENUH
Tidak 100% saran yang diberikan seorang Mentor Bisnis BENAR. Ada kemungkinan ia melakukan kesalahan seperti layaknya manusia. Tapi bila ini sampai terjadi, seorang Mentor Bisnis yang baik bersedia mengambil tanggung jawab penuh dan bukannya menyalahkan anda.
Nah seperti apa Mentor Bisnis Anda? Mudah-mudahan anda menemukan Mentor Bisnis Oriflame yang baik. Kalau belum ketemu, saya bersedia lho.. :)
Bagaimana cara memastikan Mentor Bisnis anda adalah yang terbaik? Ini beberapa list yang mungkin bisa membantu anda. Tidak hanya untuk bisnis Oriflame, tapi juga untuk bisis lainnya.
1. MEMILIKI LATAR BELAKANG PENDIDIKAN BISNIS.
Pendidikan adalah penting. Ada banyak teori bisnis
yang bisa memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan bisnis. Walaupun mentor anda sangat berpengalaman, kalau dia tidak memiliki pendidikan bisnis, dia akan bingung saat menghadapi masalah bisnis yang tidak pernah ia hadapi sebelumnya. Ingat, anda menginginkan jawaban jitu atas masalah anda, bukan jawaban coba-coba.
2. BERPENGALAMAN MENJALANKAN LEBIH DARI SATU BISNIS.
Memiliki pengalaman berbisnis adalah penting. Pengalaman berbisnis akan memperkaya seseorang dalam hal seluk beluk bisnis, relasi, dan pengambilan keputusan. Walaupun mentor anda memiliki pendidikan bisnis, kalau dia tidak punya pengalaman, maka dia akan mengalami kesulitan menjelaskan kepada anda seluk beluk bisnis yang ingin anda geluti, dan terutama tidak memiliki insting yang cukup kuat saat dihadapkan pada suatu permasalahan bisnis.
3. Mentor Bisnis anda mampu memberikan bimbingan step by step cara memulai dan menjalankan bisnis.Tidak semua orang langsung bisa menjalankan suatu bisnis. Ada yang cepat belajar dan ada pula yang lambat. Mentor Bisnis yang baik mampu memberikan bimbingan step by step untuk yang membutuhkan.
4. MAMPU MEMBERIKAN SOLUSI JITU
Bisnis apapun pasti ada masalahnya. Mentor Bisnis yang baik akan cepat tanggap dalam memberikan solusi jitu atas permasalahan bisnis anda.
5. BERTANGGUNG JAWAB PENUH
Tidak 100% saran yang diberikan seorang Mentor Bisnis BENAR. Ada kemungkinan ia melakukan kesalahan seperti layaknya manusia. Tapi bila ini sampai terjadi, seorang Mentor Bisnis yang baik bersedia mengambil tanggung jawab penuh dan bukannya menyalahkan anda.
Nah seperti apa Mentor Bisnis Anda? Mudah-mudahan anda menemukan Mentor Bisnis Oriflame yang baik. Kalau belum ketemu, saya bersedia lho.. :)
15 December 2013
Bisnis Oriflame dan Sekolah Autis
Bisnis Oriflame aku putuskan menjadi salah satu sumber dana Sekolah Autis yang aku dirikan di daerah Rawamangun Jakarta Timur. O ya? Sekolah Autis kan mahal?
Betul sekali!
Biaya sekolah Autis yang mahal ditambah banyaknya kekurangsempurnaan penanganan, membuat aku memutuskan untuk mendirikan sekolah sendiri untuk Kenan, anak pertamaku yang Autis. Walaupun dari kerjaku sebagai PNS, aku memperoleh gaji yang lumayan, tapi jenjang karirku mandek. Artinya, gajiku akan berada di angka yang sama sampai 5-10 tahun ke depan.. Padahal aku sudah bekerja selama 16 tahun.
Karena itulah, aku sangat serius meniti jenjang karier di Oriflame. Saat ini sebagai Qualifier Gold Director, penghasilanku mencapai 7-10juta sebulan. Ini cukup lumayan bisa membantu meringankan biaya operasional sekolah khusus yang penerimaan dibanding pengeluarannya masih defisit.
Tapi ternyata, bukan cuma dana operasional yang dibutuhkan. Sekolah membutuhkan figur pemimpin yang inovatif, kreatif, dan tahan banting. Sekolah yang aku dirikan ini masih memiliki kelemahan-kelemahan yang juga dimiliki sekolah autis lain: lemahnya inovasi, kreativitas, dan kedisiplinan. Melihat kelemahan adalah suatu tantangan bagiku. Otak ini rasanya sudah ingin menelurkan ide-ide kreatif. Tapi sayang, waktuku masih terbelenggu oleh 2 dunia: PNS & Oriflame.
Dalam pandanganku, Oriflame lah yang harus aku kejar karena peluang meningkatkan karier dengan waktu bisnis yang flexible memungkinkan aku untuk fokus ke Sekolah Autisku ini. Mungkin bagi anda impian ini terasa terlalu optimis. Tapi bukankah tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau berusaha? Saat ini penghasilanku di Oriflame mencapai 20 juta atau 2 kali gajiku sebagai PNS saat ini, aku akan membulatkan tekad untuk mengundurkan diri sebagai PNS.
Catatan ini dibuat untuk mengingatkanku terhadap impianku ini. Tidak ada yang tidak mungkin. Bisnis Oriflame benar-benar bisa memberikan tambahan penghasilan untukku. ^_^
Betul sekali!
Biaya sekolah Autis yang mahal ditambah banyaknya kekurangsempurnaan penanganan, membuat aku memutuskan untuk mendirikan sekolah sendiri untuk Kenan, anak pertamaku yang Autis. Walaupun dari kerjaku sebagai PNS, aku memperoleh gaji yang lumayan, tapi jenjang karirku mandek. Artinya, gajiku akan berada di angka yang sama sampai 5-10 tahun ke depan.. Padahal aku sudah bekerja selama 16 tahun.
Karena itulah, aku sangat serius meniti jenjang karier di Oriflame. Saat ini sebagai Qualifier Gold Director, penghasilanku mencapai 7-10juta sebulan. Ini cukup lumayan bisa membantu meringankan biaya operasional sekolah khusus yang penerimaan dibanding pengeluarannya masih defisit.
![]() |
| Sekolah Autis Hadiya - Jakarta Timur (hadiyaschool.com) |
Tapi ternyata, bukan cuma dana operasional yang dibutuhkan. Sekolah membutuhkan figur pemimpin yang inovatif, kreatif, dan tahan banting. Sekolah yang aku dirikan ini masih memiliki kelemahan-kelemahan yang juga dimiliki sekolah autis lain: lemahnya inovasi, kreativitas, dan kedisiplinan. Melihat kelemahan adalah suatu tantangan bagiku. Otak ini rasanya sudah ingin menelurkan ide-ide kreatif. Tapi sayang, waktuku masih terbelenggu oleh 2 dunia: PNS & Oriflame.
Dalam pandanganku, Oriflame lah yang harus aku kejar karena peluang meningkatkan karier dengan waktu bisnis yang flexible memungkinkan aku untuk fokus ke Sekolah Autisku ini. Mungkin bagi anda impian ini terasa terlalu optimis. Tapi bukankah tidak ada yang tidak mungkin kalau kita mau berusaha? Saat ini penghasilanku di Oriflame mencapai 20 juta atau 2 kali gajiku sebagai PNS saat ini, aku akan membulatkan tekad untuk mengundurkan diri sebagai PNS.
Catatan ini dibuat untuk mengingatkanku terhadap impianku ini. Tidak ada yang tidak mungkin. Bisnis Oriflame benar-benar bisa memberikan tambahan penghasilan untukku. ^_^
15 July 2013
Cara Mudah Menghasilkan Uang dengan Bisnis Online
Benarkah bisnis online merupakan cara mudah untuk menghasilkan uang?
Simak artikel yang dikutip dari chip.co.id berikut:
===========================================================
Kuliah di Jakarta dan tinggal jauh dari orangtua di Aceh, membuat Riski (21) kadang harus memutar otak untuk menambah uang saku. Mahasiswa yang bekerja sampingan sebagai pramusaji salah satu restoran siap saji asal Amerika Serikat ini kerap mengalami masalah keuangan. Namun, setelah terjun ke bisnis online, dia bisa mengantongi uang jajan jutaan rupiah.
“Awalnya hanya coba-coba memasarkan produk milik saudara," katanya.
"Tapi setelah banyak yang membeli, baik dari dalam kota maupun luar Jakarta, jadi bertambah semangat berbisnis online.”
Tak hanya Rizki, bisnis online kini makin marak dijalani oleh siapa saja.
Seperti yang dilakukan Fifi (30), seorang ibu rumah tangga yang memasarkan produk fesyen. Menariknya, selain menambah uang belanja, dia tak perlu meninggalkan buah hatinya, Maheera (3), yang sedang lucu-lucunya.
"Enaknya, saya bisa menjalankan bisnis ini di mana pun, meski sedang mengantar anak saya sekolah, belanja di mal, tetap bisa memasarkan produk saya juga bertransaksi,” tutur Fifi.
Dengan modal yang tak begitu besar, dia bisa mengumpulkan uang tiga hingga empat jutaan tiap bulannya.
“Kalau menjelang lebaran, biasanya saya bisa mengantongi uang yang lebih besar lagi,” tambahnya.
Bisnis online memang menawarkan keuntungan yang lebih dibandingkan dengan bisnis konvensional. Karena itu bisnis online kami sebut sebagai cara mudah menghasilkan uang. Selain biaya promosi yang lebih murah, dengan memanfaatkan Internet, jangkauan pasar bisa lebih luas dan fleksibel dalam hal waktu dan tempat. Anda pun tidak perlu mengeluarkan uang untuk menyewa tempat. Cukup memanfaatkan media sosial, seperti Facebook sebagai tempat berjualan, produk Anda bisa dikenal oleh banyak orang. Traffic Facebook yang begitu tinggi menjadi alasan utama mengapa banyak orang yang memanfaatkan media sosial ini untuk memperkenalkan produknya. Tak seperti blogspot atau website yang membutuhkan domain atau layanan hosting serta maintanance, Facebook sangat mudah digunakan. Apalagi, ditambah dengan fasilitas tagging yang bisa memperluas jaringan ke penjuru dunia. Tak hanya memanfaatkan Facebook, transaksi bisnis online juga sedang tren dilakukan melalui BlackBerry Messenger Group.
“Karena sekarang pengguna BlackBerry sudah banyak, saya memperkenalkan koleksi baju dan jilbab saya melalui grup BBM dan Facebook," tutur Fifi.
"Dengan fasilitas tersebut, saya jadi lebih mudah memasarkan produk-produk saya. Tak hanya itu, kadang saya juga mengganti gambar profile saya dengan koleksi pakaian yang saya jual,” tambahnya.
Berbeda dengan Fifi, untuk memasarkan jam tangan yang dijualnya, Rizki memanfaatkan berbagai media online seperti Line dan Instagram. Dia hanya perlu mengambil gambar produk yang akan dijual dan memajangnya di akun Line dan Instagram miliknya. "Beberapa menit kemudian, biasanya banyak yang menghubungi saya untuk menanyakan produk yang saya jual,” jelas Rizki.
“Selain lewat Line dan Instagram, saya juga berbisnis online di Tokopedia dan Kaskus."
Cerita sukses dari bisnis online tak hanya dirasakan oleh Rizki dan Fifi. Berkat bisnis online, banyak penjual lain yang sukses menjual produknya hingga mancanegara dalam skala yang jauh lebih besar. Tak hanya individu, banyak juga perusahaan-perusahaan yang mulai memanfaatkan Internet sebagai salah satu kanal pemasaran dalam menjual produk-produknya, dari perangkat elektronik, komputer, hingga peralatan pemadam kebakaran.
Alternatif Bisnis Online Bagi Anda yang ingin berbisnis online namun tidak memiliki modal, ada alternatif, yakni bisnis dengan Dropship, bisnis tanpa modal dan tanpa risiko. Belakangan ini, istilah dropshipping sedang tren dalam dunia perdagangan online. Dropshipping merupakan proses penjualan, di mana penjual tidak melakukan penyetokan barang di gudang atau tidak memiliki persediaan produk. Pesanan yang diterima penjual langsung ditransfer ke pemasok atau grosir dan pemasok atau grosir akan langsung mengirimkan barang ke alamat yang dituju oleh penjual, tentu saja dengan nama penjual. Seperti yang dilakukan Thiyas (32). Dia bekerja sama dengan beberapa toko online maupun konvensional untuk mendapatkan beragam produk yang dia jual. “Saya memajang foto yang dikirim dari supplier, jika ada yang berminat, saya akan menanyakan ketersediaan produk tersebut langsung ke supplier. Jika pembeli sudah mentransfer sejumlah uang, saya baru mentransfer uang ke supplier," katanya. Setelah menerima uang, pemasok akan langsung mengirimkan barang ke pembeli Thiyas. Dari bisnis seperti ini, penjual mengambil keuntungan dari selisih harga jual yang telah diberikan oleh pemasok. Dalam setiap bulan, Thiyas bisa menabung 3 sampai 4 juta. Cukup menggiurkan, bukan?
====================================================================
Nah, benarkah bisnis online itu merupakah cara mudah menghasilkan uang?
Kalau kamu simak baik-baik artikel di atas. Kamu akan tau bahwa artikel tersebut sedang membandingkan bisnis online dengan bisnis konvensional.
Kamu tidak perlu repot punya kios atau toko di pasar atau pusat perbelanjaan, cukup punya akun facebook atau kaskus (gratis) maka kamu sudah bisa jualan.
Kamu tidak perlu keluar modal besar untuk stok barang.
Itu mudahnya. Bagaimana dengan pembeli? Begitu mudahkah mendapatkan pembeli?
Bisnis Online itu mudah kalau kamu punya banyak teman.
Kalau teman kamu cuma 5 orang, bingung juga kan mau promosiin barang jualan ke siapa?
Bisnis Online itu mudah kalau kamu konsisten terus menerus mempromosikan bisnis/produk kamu
Bisnis Online itu mudah kalau kamu konsisten mencari pelanggan.
Sudah siap punya banyak teman? Sudah siap konsisten mempromosikan bisnis/produk? Sudah siap konsisten mencari pelanggan?
Kalau kamu jawab sudah, berarti kamu sudah siap untuk menghasilkan uang dengan berbisnis online.
Simak artikel yang dikutip dari chip.co.id berikut:
===========================================================
Kuliah di Jakarta dan tinggal jauh dari orangtua di Aceh, membuat Riski (21) kadang harus memutar otak untuk menambah uang saku. Mahasiswa yang bekerja sampingan sebagai pramusaji salah satu restoran siap saji asal Amerika Serikat ini kerap mengalami masalah keuangan. Namun, setelah terjun ke bisnis online, dia bisa mengantongi uang jajan jutaan rupiah.
“Awalnya hanya coba-coba memasarkan produk milik saudara," katanya.
"Tapi setelah banyak yang membeli, baik dari dalam kota maupun luar Jakarta, jadi bertambah semangat berbisnis online.”
Tak hanya Rizki, bisnis online kini makin marak dijalani oleh siapa saja.
Seperti yang dilakukan Fifi (30), seorang ibu rumah tangga yang memasarkan produk fesyen. Menariknya, selain menambah uang belanja, dia tak perlu meninggalkan buah hatinya, Maheera (3), yang sedang lucu-lucunya.
"Enaknya, saya bisa menjalankan bisnis ini di mana pun, meski sedang mengantar anak saya sekolah, belanja di mal, tetap bisa memasarkan produk saya juga bertransaksi,” tutur Fifi.
Dengan modal yang tak begitu besar, dia bisa mengumpulkan uang tiga hingga empat jutaan tiap bulannya.
“Kalau menjelang lebaran, biasanya saya bisa mengantongi uang yang lebih besar lagi,” tambahnya.
Bisnis online memang menawarkan keuntungan yang lebih dibandingkan dengan bisnis konvensional. Karena itu bisnis online kami sebut sebagai cara mudah menghasilkan uang. Selain biaya promosi yang lebih murah, dengan memanfaatkan Internet, jangkauan pasar bisa lebih luas dan fleksibel dalam hal waktu dan tempat. Anda pun tidak perlu mengeluarkan uang untuk menyewa tempat. Cukup memanfaatkan media sosial, seperti Facebook sebagai tempat berjualan, produk Anda bisa dikenal oleh banyak orang. Traffic Facebook yang begitu tinggi menjadi alasan utama mengapa banyak orang yang memanfaatkan media sosial ini untuk memperkenalkan produknya. Tak seperti blogspot atau website yang membutuhkan domain atau layanan hosting serta maintanance, Facebook sangat mudah digunakan. Apalagi, ditambah dengan fasilitas tagging yang bisa memperluas jaringan ke penjuru dunia. Tak hanya memanfaatkan Facebook, transaksi bisnis online juga sedang tren dilakukan melalui BlackBerry Messenger Group.
“Karena sekarang pengguna BlackBerry sudah banyak, saya memperkenalkan koleksi baju dan jilbab saya melalui grup BBM dan Facebook," tutur Fifi.
"Dengan fasilitas tersebut, saya jadi lebih mudah memasarkan produk-produk saya. Tak hanya itu, kadang saya juga mengganti gambar profile saya dengan koleksi pakaian yang saya jual,” tambahnya.
Berbeda dengan Fifi, untuk memasarkan jam tangan yang dijualnya, Rizki memanfaatkan berbagai media online seperti Line dan Instagram. Dia hanya perlu mengambil gambar produk yang akan dijual dan memajangnya di akun Line dan Instagram miliknya. "Beberapa menit kemudian, biasanya banyak yang menghubungi saya untuk menanyakan produk yang saya jual,” jelas Rizki.
“Selain lewat Line dan Instagram, saya juga berbisnis online di Tokopedia dan Kaskus."
Cerita sukses dari bisnis online tak hanya dirasakan oleh Rizki dan Fifi. Berkat bisnis online, banyak penjual lain yang sukses menjual produknya hingga mancanegara dalam skala yang jauh lebih besar. Tak hanya individu, banyak juga perusahaan-perusahaan yang mulai memanfaatkan Internet sebagai salah satu kanal pemasaran dalam menjual produk-produknya, dari perangkat elektronik, komputer, hingga peralatan pemadam kebakaran.
Alternatif Bisnis Online Bagi Anda yang ingin berbisnis online namun tidak memiliki modal, ada alternatif, yakni bisnis dengan Dropship, bisnis tanpa modal dan tanpa risiko. Belakangan ini, istilah dropshipping sedang tren dalam dunia perdagangan online. Dropshipping merupakan proses penjualan, di mana penjual tidak melakukan penyetokan barang di gudang atau tidak memiliki persediaan produk. Pesanan yang diterima penjual langsung ditransfer ke pemasok atau grosir dan pemasok atau grosir akan langsung mengirimkan barang ke alamat yang dituju oleh penjual, tentu saja dengan nama penjual. Seperti yang dilakukan Thiyas (32). Dia bekerja sama dengan beberapa toko online maupun konvensional untuk mendapatkan beragam produk yang dia jual. “Saya memajang foto yang dikirim dari supplier, jika ada yang berminat, saya akan menanyakan ketersediaan produk tersebut langsung ke supplier. Jika pembeli sudah mentransfer sejumlah uang, saya baru mentransfer uang ke supplier," katanya. Setelah menerima uang, pemasok akan langsung mengirimkan barang ke pembeli Thiyas. Dari bisnis seperti ini, penjual mengambil keuntungan dari selisih harga jual yang telah diberikan oleh pemasok. Dalam setiap bulan, Thiyas bisa menabung 3 sampai 4 juta. Cukup menggiurkan, bukan?
====================================================================
Nah, benarkah bisnis online itu merupakah cara mudah menghasilkan uang?
Kalau kamu simak baik-baik artikel di atas. Kamu akan tau bahwa artikel tersebut sedang membandingkan bisnis online dengan bisnis konvensional.
Kamu tidak perlu repot punya kios atau toko di pasar atau pusat perbelanjaan, cukup punya akun facebook atau kaskus (gratis) maka kamu sudah bisa jualan.
Kamu tidak perlu keluar modal besar untuk stok barang.
Itu mudahnya. Bagaimana dengan pembeli? Begitu mudahkah mendapatkan pembeli?
Bisnis Online itu mudah kalau kamu punya banyak teman.
Kalau teman kamu cuma 5 orang, bingung juga kan mau promosiin barang jualan ke siapa?
Bisnis Online itu mudah kalau kamu konsisten terus menerus mempromosikan bisnis/produk kamu
Bisnis Online itu mudah kalau kamu konsisten mencari pelanggan.
Sudah siap punya banyak teman? Sudah siap konsisten mempromosikan bisnis/produk? Sudah siap konsisten mencari pelanggan?
Kalau kamu jawab sudah, berarti kamu sudah siap untuk menghasilkan uang dengan berbisnis online.
11 May 2013
Repotnya Jadi Pengusaha
Pagi ini di sebuah forum, ada seorang teman sebuat saja Andi yang mengeluhkan:
"Jumlah pengusaha di Indonesia hanya 0.3% dibanding total penduduk! Habis susah banget dan ribet banget sih ngurus perijinan usaha di Indonesia."
Untuk info, Andi ini bekerja di sebuah bank terkemuka di negara ini. Komentar ini kemudian
"Menurut saya, biaya dan mekanisme perijinannya masih wajar-wajar saja."
Andi pun menjawab, "Ini saya alami sendiri saat mengajukan perijinan untuk bisnis konstruksi (developer). Susah banget dan repot"
Saya: Bisnis Konstruksi/Real Estate dan Bisnis Minyak adalah dua bisnis yang paling banyak mendatangkan UANG. Modalnya buessar. Labanya pun tidak main-main. Coba tengok deretan orang terkaya di dunia, kalau nggak real estate ya minyak bisnisnya.
Saya: Wajar dong kalau ngurus bisnis konstruksi tuh mahal, repot, dan ribet. Coba aja ngurus perijinan untuk bisnis minyak, pasti lebih repot dan lebih mahal.
Saya: Tapi coba urus perijinan buka toko kelontong, pasti jauuuuh lebih mudah dan murah. Apalagi kalo ngurus bisnis Oriflame, cuma butuh kopi KTP, Buku Tabungan/Rekening, sama duit 49.900,-
Andi: Haaaaa.. iya siih..
Menurut saya, mau bisnis atau mau jadi pengusaha harus SIAPKAN dulu mindset bisnisnya. Kuatin mental. Karena bisnis apapun pasti ada masalah. Makin besar bisnisnya makin gede masalahnya tapiiii makin gede DUITNYA. Mau duit banyak harus siap repot. Kalau nggak mau repot ngojek aja. Ini kata adik sepupu saya yang tipikal orang nggak mau repot. Udah punya kakak yang mau nyekolahin tinggi-tinggi, dianya mau jadi tukang ojek. Hadeehh -_-"
Kalau sudah bulat tekad jadi pengusaha. Bergaulah dekat-dekat dengan teman sesama pengusaha. Jangan bergaul sama teman-teman yang karyawan, karena pasti ada aja bisikan negatif: "udah makanya kamu kerja aja nggak usah lah gaya-gaya-an jadi pengusaha". Duuuh maaf-maaf aja yang begini ini namanya musuh dalam selimut, bukan teman.
Kalau kamu kebetulan karyawan dan punya teman pengusaha, kamu nggak boleh sirik dan melontarkan kata-kata yang bikin orang putus asa. Harusnya kamu tuh mendukung usaha teman kamu, dari mulai membeli produknya, membantu mempromosikannya, atau menyemangatinya untuk terus maju.
Nah, Mau punya duit banyak? Nggak perlu nunggu suatu saat nanti bisa jadi DIREKTUR di perusahaan tempat kamu kerja. Mendingan dari sekarang kamu mulai bangun usaha. Usaha apa kek. Usaha Oriflame sama saya juga boleh. Inbox ya.
"Jumlah pengusaha di Indonesia hanya 0.3% dibanding total penduduk! Habis susah banget dan ribet banget sih ngurus perijinan usaha di Indonesia."
Untuk info, Andi ini bekerja di sebuah bank terkemuka di negara ini. Komentar ini kemudian
"Menurut saya, biaya dan mekanisme perijinannya masih wajar-wajar saja."
Andi pun menjawab, "Ini saya alami sendiri saat mengajukan perijinan untuk bisnis konstruksi (developer). Susah banget dan repot"
Saya: Bisnis Konstruksi/Real Estate dan Bisnis Minyak adalah dua bisnis yang paling banyak mendatangkan UANG. Modalnya buessar. Labanya pun tidak main-main. Coba tengok deretan orang terkaya di dunia, kalau nggak real estate ya minyak bisnisnya.
Saya: Wajar dong kalau ngurus bisnis konstruksi tuh mahal, repot, dan ribet. Coba aja ngurus perijinan untuk bisnis minyak, pasti lebih repot dan lebih mahal.
Saya: Tapi coba urus perijinan buka toko kelontong, pasti jauuuuh lebih mudah dan murah. Apalagi kalo ngurus bisnis Oriflame, cuma butuh kopi KTP, Buku Tabungan/Rekening, sama duit 49.900,-
Andi: Haaaaa.. iya siih..
Menurut saya, mau bisnis atau mau jadi pengusaha harus SIAPKAN dulu mindset bisnisnya. Kuatin mental. Karena bisnis apapun pasti ada masalah. Makin besar bisnisnya makin gede masalahnya tapiiii makin gede DUITNYA. Mau duit banyak harus siap repot. Kalau nggak mau repot ngojek aja. Ini kata adik sepupu saya yang tipikal orang nggak mau repot. Udah punya kakak yang mau nyekolahin tinggi-tinggi, dianya mau jadi tukang ojek. Hadeehh -_-"
Kalau sudah bulat tekad jadi pengusaha. Bergaulah dekat-dekat dengan teman sesama pengusaha. Jangan bergaul sama teman-teman yang karyawan, karena pasti ada aja bisikan negatif: "udah makanya kamu kerja aja nggak usah lah gaya-gaya-an jadi pengusaha". Duuuh maaf-maaf aja yang begini ini namanya musuh dalam selimut, bukan teman.
Kalau kamu kebetulan karyawan dan punya teman pengusaha, kamu nggak boleh sirik dan melontarkan kata-kata yang bikin orang putus asa. Harusnya kamu tuh mendukung usaha teman kamu, dari mulai membeli produknya, membantu mempromosikannya, atau menyemangatinya untuk terus maju.
Nah, Mau punya duit banyak? Nggak perlu nunggu suatu saat nanti bisa jadi DIREKTUR di perusahaan tempat kamu kerja. Mendingan dari sekarang kamu mulai bangun usaha. Usaha apa kek. Usaha Oriflame sama saya juga boleh. Inbox ya.
05 April 2013
Cara Memulai Bisnis
Ada resep jitu yang bisa Anda lakukan untuk MEMULAI APAPUN. Jika Anda mengikuti resep ini, insya Allah, Anda bisa memulai apa pun, termasuk memulai pekerjaan besar. Mau? Ada EMPAT hal yang perlu Anda miliki agar Anda bisa memulai menggapai tujuan Anda. Ke-EMPAT hal ini sebenarnya sederhana, hanya saja sering dilupakan saja:
Banyak yang berkata, jika kita ingin SUKSES, kita harus ACTION. Memang benar, kita harus ACTION. Tapi, ACTION apa? Bagaimana CARA Action?
1. BELAJARACTION pertama yang harus Anda lakukan adalah belajar. Karena dengan belajar Anda akan tahu tindakan apa saja yang harus Anda lakukan selanjutnya.
Jika Anda ingin berbisnis, maka mulailah belajar berbisnis. Jika tidak punya modal, maka belajarlah bagaimana mendapatkan modal. Jika tidak bisa menjual, maka belajarlah bagaimana cara menjual.
Ingin sukses dalam karir? Belajarlah untuk sukses dalam karir. Belajarlah tentang keterampilan yang perlu Anda miliki. Belajarlah menjadi pemimpin. Belajarlah untuk tetap menjaga motivasi. Dan sebagainya.
Ingin menjadi penulis? Belajarlah menulis. Ingin buku diterbitkan? Belajarlah bagaimana mendekati penerbit agar mau menerbitkan buku Anda.
Apa lagi? Apa pun itu, belajarlah. Sampai kapan harus belajar? Sampai Anda tahu tindakan pertama Anda. Ya betul, Anda tidak perlu harus mengetahui semuanya secara mendetil, yang penting garis besar dan langkah pertama apa yang harus Anda lakukan. Tujuannya agar Anda bisa mengambil langkah pertama, karena langkah pertama sangat penting.
2. BUAT RENCANA
ACTION kedua adalah dengan membuat rencana. Anda tidak akan diminta untuk membuat rencana yang panjang dan detil. Seperti dijelaskan di atas, yang Anda perlukan adalah membuat rencana untuk langkah pertama saja plus gambaran besar apa yang akan Anda lakukan nanti. Anda akan menemukan jalan sukses nanti, yang penting adalah Anda sudah tahu langkah pertamanya.
Jika Anda masih bingung membuat rencana, Anda bisa meniru rencana berikut ini:
1. Pergi ke toko buku swalayan. Cari buku yang berkaitan dengan tujuan Anda.
2. Pelajari buku tersebut sampai Anda tahu apa langkah berikutnya yang harus dilakukan.
“Tapi, Anda tidak punya uang untuk beli buku?” Apakah berhenti? Menyerah? Artinya Anda memilih untuk gagal. Masih banyak yang bisa Anda lakukan. Di antaranya:
Cari cara mendapatkan uang untuk membeli buku. Jadi kuli dulu misalnya. Jika perlu cari orang yang punya buku tersebut agar Anda bisa meminjamnya.
Cari orang yang bisa Anda tanyai tentang cara mencapai tujuan Anda.
Pergilah ke warnet, buka google, cari informasi berkaitan dengan apa yang Anda inginkan.
Dan masih banyak yang bisa Anda lakukan.
Hal-hal tersebut bisa masuk ke rencana Anda. Jika ada rencana, Anda bisa bertindak.
3. MEMULAI
ACTION ke tiga adalah Memulai. Anda sudah belajar, sudah punya rencana, maka langkah selanjutnya adalah MEMULAI. Sekecil apa pun rencana Anda, implementasikanlah. Buat apa punya rencana hebat tetapi tidak MULAI dilaksanakan? Bukan masalah kecil atau besarnya sebuah rencana, tetapi tindakan pertama sangat berarti untuk keberhasilan Anda. Ingat kekuatan langkah pertama! Jangan khawatir untuk langkah-langkah selanjutnya, karena Anda akan menemukan jalan sukses itu.
Misalnya anda ingin sukses berbisnis online.
MULAI dengan mendaftar bisnis online misalnya di www.dewibisnis.com
Penuhi semua syarat yang ditentukan untuk memulai bisnis anda.
Kemudian MULAI ikuti training-training yang disediakan (GRATIS dari SimpleBizNet) dan MULAI lakukan apa yang diajarkan di training-training itu.
4. FOKUS
Banyak motivator ternama bilang: Tidak ada jalan mulus meraih kesuksesan. Artinya, Anda akan selalu menemui rintangan atau masalah dalam berbisnis. Tetap FOKUS pada rencana anda semula. Berusahalah untuk mencari solusi atas semua masalah. Jangan gara-gara menghadapi satu masalah kemudian anda langsung galau dan pindah haluan berganti RENCANA. Orang sukses bukan karena dia LIHAI memilih peluang bisnis tapi karena dia lihai menemukan SOLUSI untuk MASALAH yang dihadapi.
Jadi, jika Anda bertanya kepada Anda, bagaimana cara memulai (apa pun) maka langkah-langkahnya adalah: BELAJAR, buat RENCANA, MEMULAI, dan FOKUS. Sahabat..seringkali ketika kita berjalan-jalan, melamun sendirian atau bahkan ketika kita sedang di kamar mandi, terbersit ide yang, kalau tidak unik, kreatif, biasanya juga terinspirasi oleh sesuatu yang baru saja kita lihat dan membuat kita tertarik. Baru saja melihat Butik yang rame dikunjungi orang, tahu-tahu kita ingin. Baru saja liat kedai bakso yang penuh sesak pengunjung, tahu-tahu kita ingin. Dan seterusnya.
Hal ini normal, lantaran setiap hari konon otak memproduksi 6000 pikiran. Bisa dibayangkan. Tapi pernahkah kita sadar, saking seringnya kita berfikir, kadang kita overload ide, memiliki terlalu banyak ide. Terlalu banyak ide artinya terlalu banyak pertimbangan. Menunda action, menurut Anda adalah lampu merah. Gagal dan menang dalam usaha itu lumrah, yang penting actionnya. Orang yang action lalu gagal punya keuntungan karena ia telah mencoba, sedangkan orang yang belum action, akan selalu gagal (belum mencoba lalu otomatis gagal pula). Menunda boleh saja dengan catatan, yang bersangkutan tetap fokus 1 ide, menunda untuk sementara waktu, dan punya rencana waktu yang pasti kapan akan mulai. Bagaimana agar segera action?
Sadarilah bahwa semua ide itu baik. Oleh seorang kawan yang jago Marketing (apa yang dipasarkannya selalu berhasil), Anda dinasihati: sebetulnya apapun produk kita, asal kita mau jualan, mengumumkan kepada orang apa produk kita dan apa manfaatnya dan harganya berapa, akan ada saja orang yang membeli. Ingat, kata dia, Narkoba saja laku! padahal sudah haram, membahayakan pula. Apalagi yang bermanfaat? Semua ide bisnis, 100 nilainya.
Jangan terlalu banyak berfikir. Menimbang, menimbang dan menimbang. Bukankah untung dan rugi itu pasti adanya? tugas kita menyengajakan keuntungan kita lebih sering dari kerugian kita. Menimbang itu perlu, sekali lagi jangan lama – lama. Problem kita adalah terlalu lama menimbang. Jalan saja, namanya mencari jalan, maka harus berjalan dulu syaratnya. Kalau tidak jalan, jalan yang mana yang kita cari? tanya kenapa.
Fokus ke tujuan dimaksudkan agar Anda menghindari hobi gonta-ganti bisnis. Cepat ekseksusi tapi cepat ganti usaha lain namanya ngawur. Ngawur itu berbeda dengan nekat. Untuk nekat, orang perlu keberanian. Tapi untuk Ngawur, orang tidak perlu apapun, karena memang ngawur. Nah, Anda sekarang tentunya sudah paham, bagaimana cara memulai bisnis. Segera wujudkan ide Anda atau tetap menjadi pengumpul ide dan menimbang dan terus menimbang. Tape deeehh...
Subscribe to:
Posts (Atom)







